BRMP Riau Monitoring Program Strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Kepulauan Meranti
BRMP Riau melaksanakan monitoring dan pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian yang dilaksanakan oleh tim BBPMP Riau, Suhendri Saputra, SP., MP dan Helena Paulina Manurung, SP., bersama penyuluh BPPSDMP, Mayusrasri, SP. dan Mas Enitha, SP di Kabupaten Meranti pada 22-23 Agustus 2026. Tim turun langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan pelaksanaan program, melakukan verifikasi dan evaluasi, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani dan pelaksana kegiatan sebagai bahan tindak lanjut agar program dapat berjalan lebih efektif sesuai kondisi dan kebutuhan petani.
Salah satu agenda utama adalah survei calon lokasi Demonstrasi Farming (Demfarm) PM-AAS di Desa Kedabu Rapat dengan luas lahan 5 hektare. Lokasi tersebut direncanakan dikelola oleh Brigade Pangan Agri Muda dan dinilai dapat dipertimbangkan sebagai calon lokasi pelaksanaan demfarm. Tim juga melakukan verifikasi CPCL PM-AAS. Berdasarkan hasil verifikasi, terdapat usulan lahan seluas 102 hektare dengan produktivitas eksisting seluruh kelompok sekitar 30 kuintal/ha yang ditargetkan meningkat menjadi 50 kuintal/ha, serta peningkatan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200.
Selain itu, monitoring mencakup evaluasi Brigade Pangan, evaluasi penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan), pemantauan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), serta perkembangan Luas Tambah Tanam (LTT). Hasil pemantauan menunjukkan masih terdapat tantangan berupa kekeringan, keterbatasan sumber air, beberapa JIAT yang belum optimal, keterbatasan alsintan, serta kendala operasional bahan bakar.
Khusus JIAT, hasil rapat bersama BWS Provinsi Riau dan pihak kontraktor pada 24 Agustus 2026 menyepakati percepatan perbaikan unit yang mengalami kendala. Setelah perbaikan selesai, JIAT akan diserahterimakan kepada pihak penerima/pengelola dan ditargetkan dapat beroperasi optimal pada September 2026.
Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan ini, BRMP Riau terus mendorong percepatan tindak lanjut, optimalisasi sarana dan infrastruktur pertanian, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung peningkatan produktivitas dan percepatan pembangunan pertanian di Kabupaten Kepulauan Meranti.